Kelemahan dan keuntungan ber-Investasi Reksadana Syariah di Indonesia

Investasi reksadana sudah bukan menjadi hal yang langka lagi di zaman yang sudah modern dan global ini. Selama ini yang Anda kenal mungkin investasi reksadana di bidang emas atau properti, tetapi bagi Anda yang menginginkan investasi reksadana halal, kini sudah terdapat investasi reksadana syariah di Indonesia. Dengan memilih yang syariah, maka Anda sudah bisa melakukan investasi dengan aman, nyaman, dan halal. 

Pada dasarnya investasi reksadana adalah sebuah wadah yang menghimpun dana dari investor-investor atau pemilik modal kemudian diinvestasikan yang diwakili oleh manajer. Jika menggunakan investasi secara syariah, maka ditambah dengan syariat Islam di dalamnya. Lebih mendalam lagi, bahwa investasi reksadana syariah terbaik di Indonesia tentu dilakukan oleh efek yang akad sesuai dengan syariat Islam. 

Daftar Efek Syariah (EDF) yang dikeluarkan setiap 6 bulan sekali dapat menjadi patokan apakah sistemnya sesuai dengan akad atau tidak. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai cara investasi reksadana syariah untuk pemula. Meskipun Anda masih awam, tidak perlu ragu untuk memutuskan melakukan investasi namun syaratnya adalah sudah kenal dan paham mengenai investasi itu sendiri, khususnya yang berbasis syariah.


gambar artikel kelemahan dan keuntungan investasi reksadana syariah

Keuntungan investasi reksadana syariah

Memutuskan melakukan investasi reksadana syariah adalah tepat karena tidak mengharuskan Anda mempunyai modal yang besar. Keuntungan yang lain adalah karena cenderung stabil serta aman. Hal ini karena struktur modalnya cukup baik dan sehat. Cara investasi reksadana syariah bagi pemula tentu dengan melakukan investasi dengan modal yang kecil terlebih dahulu.

kelemahan investasi reksadana syariah

Meskipun memiliki banyak kelebihan, tetapi yang namanya investasi reksadana tetap selalu mempunyai kelemahan, termasuk investasi reksadana syariah ini, karena segala sesuatu pasti memiliki dua kutub positif dan negatif. Diantara kelemahan investasi reksadana syariah adalah dengan adanya penurunan aktiva bersih, pencairan yang terlambat dikarenakan pencairan dilakukan dalam jumlah yang besar dan dalam waktu bersama-sama. Kemudian adanya faktor-faktor lain yang meliputi situasi ekonomi, kondisi sosial, pemerintahan, dan lain sebagainya.

Itulah hal mendasar mengenai segi positif dan negatif dari investasi reksadana syariah di Indonesia. Namun apapun yang terjadi, pemilihan reksadana syariah akan lebih baik secara Islam jika dibandingkan dengan investasi reksadana yang lain, karena manajer investasi reksadana syariah terbaik juga bekerja dengan memperhatikan konsep secara Islami. Biasanya pada investasi reksadana konvensional hanya terdapat 2 pihak berupa Manajer dan Bank Kustodian, tetapi pada investasi reksadana syariah ditambah satu pihak lagi yaitu Dewan Pengawas Syariah. 

Berdasarkan tugasnya, Dewan Pengawas Syariah sifatnya adalah ahli pada bidang pasar modal dan hukum syariah. Sehingga Dewan ini akan mengambil alih tanggung jawab menguasai jalannya investasi. Perlu Anda tahu, bahwa bukanlah orang yang sembarangan yang dapat mengelola dana investasi. Berinvestasi dengan reksadana mempunyai likuiditas yang tinggi karena dengan itu jika kita membutuhkan dana cepat dapat dicairkan dengan mudah. Itu juga termasuk keuntungan dari investasi reksadana syariah.

Dengan melakukan investasi reksadana syariah, maka apa yang menjadi aktivitas investasi dapat dilihat secara transparan, karena setiap bulannya akan ada laporan mengenai hal tersebut yang biasanya dalam bentuk rekening koran. Kemudian hal positif lain dari mengikuti investasi reksadana syariah terbaik di Indonesia adalah bahwa yang bisa berinvestasi pada reksadana syariah ini tidak terbatas pada umat Muslim saja. Siapapun boleh berinvestasi, karena prinsip syariah di sini adalah mengenai sistemnya bukan mengenai agamanya.

Kelemahan dan keuntungan ber-Investasi Reksadana Syariah di Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: ardiz